AgroTech Smart: Pelatihan Media Pembelajaran Irigasi Berbasis Mikrokontroler IoT ESP32 dengan Pendekatan Project-Based Learning di SMKS Islam Pesantren Alam Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61220/kreativa.v2i1.20244Keywords:
ESP32, Internet of Things (IoT), Pendidikan Vokasi, Project-based Learning (PjBL), Sistem Irigasi OtomatisAbstract
Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran merupakan aspek penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, terutama di lingkungan pendidikan vokasi. Di era digital ini, integrasi teknologi seperti mikrokontroler berbasis Internet of Things (IoT) memberikan solusi inovatif untuk pengembangan sistem pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk memperkenalkan dan menerapkan media pembelajaran berupa sistem irigasi berbasis mikrokontroler IoT ESP32 di SMKS Islam Pesantren Alam Indonesia melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi dasar mengenai mikrokontroler ESP32, konsep dasar IoT, serta prinsip kerja sistem irigasi otomatis. Selain itu, guru juga diberikan pemahaman tentang penggunaan sensor untuk memantau kelembapan tanah dan pengendalian sistem irigasi secara mandiri. Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan kegiatan kolaboratif berupa simulasi pengoperasian sistem irigasi otomatis, yang memungkinkan para guru untuk langsung mempraktikkan pengaturan dan pemantauan sistem melalui platform berbasis IoT yang terhubung dengan smartphone. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam mengoperasikan teknologi IoT berbasis mikrokontroler. Selain itu, evaluasi juga mencatat adanya peningkatan motivasi guru untuk mengintegrasikan pendekatan PjBL dalam proses pembelajaran mereka. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran berbasis teknologi yang mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Lebih jauh, program ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang kompeten, siap menghadapi tuntutan industri modern, dan memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung inovasi di bidang pertanian berbasis teknologi.
References
Bappenas. (2021). Pembangunan Pendidikan dan Teknologi untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Sektor Agribisnis. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia.
FAO. (2019). Pertanian Cerdas: Solusi Global untuk Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas Pertanian. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Hadi, S. A., Pramudito, A., & Fitriani, R. (2020). Pengembangan keterampilan teknologi untuk guru dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran berbasis teknologi informasi. Jurnal Pendidikan Vokasi, 9(2), 137-150.
Hosseini, S. M., et al. (2021). Dampak Teknologi terhadap Pembelajaran dan Pengembangan Keterampilan di Pendidikan Kejuruan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 28(3), 212-223.
Indriani, S., & Suryani, N. (2022). Implementasi model pembelajaran berbasis proyek dalam pendidikan vokasi untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 21(1), 85-95.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Revitalisasi Pendidikan Vokasi untuk Menghadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kurniawan, A., & Setiawan, R. (2021). Pengaruh pelatihan teknologi informasi dan komunikasi terhadap kemampuan pengajaran guru di sekolah menengah kejuruan (SMK). Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 27(3), 209-220.
Kurniawan, D., et al. (2021). Penggunaan Mikrokontroler dalam Pembelajaran di SMK Pertanian. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 24(2), 145-157.
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). Keterampilan Abad 21: Pembelajaran untuk Hidup di Zaman Modern. Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
Citation
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ervi Novitasari, Khaidir Rahman, Amirah Mustarim, Nunik Lestari, Jusran Jusran (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.