Analisis Pengelolaan Objek Wisata Birtaria Kassi Dan Dampaknya Terhadap Peningkatan Kunjungan Wisatawan Di Kelurahan Tonro Kassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.
DOI:
https://doi.org/10.61220/afgfq091Keywords:
Strategi Pengelolaan, Dampak Pengelolaan, Pelayanan, Promosi, Sarana, PrasaranaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) strategi pengelolaan Objek Wisata Birtaria Kassi (2) dampak pengelolaan terhadap peningkatan jumlah pengunjung di Kelurahan Tonro Kassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Sampel penelitian berjumlah 98 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Variabel yang dikaji meliputi pelayanan, promosi, sarana dan prasarana, serta dampak pengelolaan terhadap jumlah kunjungan dan keuntungan objek wisata. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa strategi pengelolaan berada pada kategori cukup baik namun belum optimal. Hal ini terlihat dari tiga indikator utama, yaitu: Indikator promosi berada pada kategori tinggi sehingga mampu menarik minat wisatawan. Pelayanan berada pada kategori sedang, yang berarti sudah berjalan dengan baik namun masih memerlukan peningkatan kualitas, terutama dalam kebersihan dan respons petugas. Sementara itu, sarana dan prasarana berada pada kategori rendah dan menjadi kelemahan utama dalam pengelolaan. Dampak pengelolaan menunjukkan peningkatan jumlah pengunjung sebesar 18% serta peningkatan keuntungan sebesar 18%. Dengan demikian, pengelolaan objek wisata yang dilakukan masyarakat memberikan dampak positif tetapi masih membutuhkan pengembangan terutama pada sarana prasarana dan kualitas pelayanan agar objek wisata dapat berkembang optimal dan berkelanjutan.
References
Andzani, D., Virgin, D., & Setijadi, N. (2024). Peran media sosial dalam membangun citra destinasi pariwisata yang menarik. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi), 11(1), 188–195.
Dzuhri, M. A. (2024). Pengaruh sarana dan prasarana terhadap kepuasan wisatawan pada Taman Mangrove Wonorejo Surabaya. Peta: Jurnal Pesona Pariwisata, 3(2), 74–79.
Fajrin, A. R., Wijayanto, G., & Kornita, S. E. (2021). Pengaruh fasilitas dan lokasi terhadap kepuasan dan minat berkunjung kembali wisatawan Candi Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar. Jurnal Ekonomi KIAT, 32(1).
Handayani, T., & Sugiarto, M. (2022). Pengaruh fasilitas wisata terhadap kepuasan pengunjung di objek wisata Watu Rumpuk. Jurnal Ilmu Pariwisata dan Rekreasi, 4(2), 85–95.
Hasriyanti. (2021). Konservasi lingkungan dan sumber daya. Eureka Media Aksara.
Hasriyanti, H., Syarif, E., Malik, A., Musyawarah, R., & Amdah, M. (2024). Pemberdayaan masyarakat untuk rehabilitasi pesisir melalui usaha tambak garam di Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(1), 809–816.
Hasriyanti, H., Evita, Samiyem, & Samsu, T. H. (2024). Ombo-Kaombo sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat Wabula dalam pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan. Jurnal Environmental Science, 6(2), 105–114. https://doi.org/10.35580/jes.v6i2.61073
Hasriyanti, H., Handayani, F., Ikhdar, A. A. M., & Syamsuddin, I. (2023). Kearifan lokal Sasi dalam pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan di Kecamatan Selaru Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Jurnal Environmental Science, 6(1). https://doi.org/10.35580/jes.v6i1.47764
Hasriyanti, H., & dkk. (2024). Potensi wisata pesisir berkelanjutan. Eureka Media Aksara.
Humagi, F., Panelewen, V. V. J., & Rantung, J. F. (2021). Analisis ketersediaan prasarana dan sarana pariwisata di Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jurnal Spasial, 8(1), 47–55.
Hutasoit, Y., Siagian, N., & Sinaga, K. (2023). Pengaruh promosi media sosial dan daya tarik wisata terhadap minat berkunjung wisatawan di objek wisata Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru. Journal of Social Science and Digital Marketing, 5(2).
Ibrahim, Y., Maryati, S., & Pratama, M. I. L. (2024). Analisis faktor pendukung dan penghambat pariwisata dalam mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Jurnal Riset dan Pengabdian Interdisipliner, 1(1), 86–96.
Larasati, D. A. (2022). Pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan di Desa Wisata Wanurejo Kabupaten Magelang. Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 18(3), 132–142.
Pamungkas, A., Wibowo, A., & Larasati, D. (2024). Kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung di objek wisata Ledok Sambi. Jurnal Ekowisata Indonesia, 3(1), 1–10.
Trihayuningtyas, E., Wulandari, W., Adriani, Y., & Sarasvati, S. (2018). Media sosial sebagai sarana informasi dan promosi pariwisata bagi generasi Z di Kabupaten Garut. Tourism Scientific Journal, 4(1), 1–22.
Wahyudi, D. (2019). Produktivitas pengelolaan objek wisata Green Canyon oleh Dinas Pariwisata Pangandaran. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 2(4), 49–60.
Wahyuni, S. (2021). Analisis pola daya tarik wisata berdasarkan potensi sumber daya (supply) sebagai aset dan daya tarik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 14(1), 13–22.
Yaqin, A. (2020). Pengaruh kualitas pelayanan dan amenitas terhadap kepuasan pengunjung di Museum Jawa Tengah Ranggawarsita. Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 16(2), 148–158.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adnan Alkhairi, Hasriyanti Hasriyanti, Abdul Mannan Abdul Mannan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- The work is not under consideration for publication elsewhere.
- The work has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.

