ANALISIS KESESUAIAN CURAH HUJAN TANAMAN PETAI DI KECAMATAN BULUKUMPA KABUPATEN BULUKUMBA SULAWESI SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.61220/1yyqqs25Keywords:
Kata Kunci: Curah Hujan, Interpolasi IDW, Tanaman Petai, Kesesuaian Lahan, Kecamatan BulukumpaAbstract
Penelitian ini menganalisis distribusi curah hujan di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan tanaman petai (Parkia speciosa). Data curah hujan dari tiga stasiun (Bulo-Bulo, Borong Rappoa, dan BPP Ujung Loe) diolah menggunakan metode interpolasi spasial Inverse Distance Weighted (IDW) pada ArcGIS 10.8. Hasil menunjukkan curah hujan tahunan berkisar 2.893–4.771 mm dengan pola spasial tidak merata, namun relatif tinggi di bagian tengah dan barat laut wilayah. Meskipun melebihi kebutuhan ideal petai (1.000–1.500 mm/tahun), kondisi ini masih sesuai hingga sesuai bersyarat terutama pada lahan berdrainase baik. Distribusi bulanan bersifat bimodal dengan puncak Januari–Maret dan NovemberDesember, mendukung pertumbuhan jika didukung pengelolaan air dan konservasi tanah. Peta IDW memperlihatkan keterkaitan antara zona curah hujan dengan sebaran aktual tanaman petai, sejalan dengan pengalaman lokal masyarakat dalam memilih lokasi tanam. Temuan ini dapat dijadikan acuan perencanaan pertanian dan sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran geografi di SMA.
References
Ajr, E. Q., & Dwirani, F. (2019). Menentukan Stasiun Hujan Dan Curah Hujan Dengan Metode Polygon Thiessen Daerah Kabupaten Lebak. Agustus, 2(2), 139-146.
Aldrian, E, and R.D., Susanto. 2017, Identification of three dominant rainfall regions within Indonesia and their relationship to sea surface
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulukumba. 2019. "Kecamatan Bulukumpa Dalam Angka." BPS Bulukumba.
Bannu. 2013. Analisis Interaksi Monsun, Enso, dan Dipole Mode serta Kaitannya dengan Variabilitas Curah Hujan dan Angin Permukaan di Benua Maritim Indonesia. Tesis Magister pada GM ITB Bandung.
Berliana, S., 2015. The Spectrum Analysis of Meteorological Elements in Indonesia. Master Thesis, Nagoya University. Japan.
Darwis, M. R., Uca, U., & Yusuf, M. (2021). Pemetaan Zonasi Daerah Rawan Bencana Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografi Di Das Jeneberang Kabupaten Gowa. Jurnal Environmental Science, 3(2).
Faradiba, Faradiba. "Analisis Pola Curah Hujan Terhadap Produktifitas Tanaman Padi Sawah di Provinsi Jawa Barat." Jurnal EduMatSains 4.2 (2020): 139-152.
Faradiba, Faradiba. "Analisis Pola Curah Hujan Terhadap Produktifitas Tanaman Padi Sawah di Provinsi Jawa Barat." Jurnal EduMatSains 4.2 (2020): 139-152.
Hidayat, Asep Kurnia, and Empung Empung. "Analisis curah hujan efektif dan curah hujan dengan berbagai periode ulang untuk wilayah Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut." Jurnal Siliwangi Seri Sains dan Teknologi 2.2 (2016).
Maghfiroh, J. (2017). Pengaruh intensitas cahaya terhadap pertumbuhan tanaman. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Biologi Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta (pp. 51-58).
Makarim Abdul Karim dan Ikhwani. (2011). Inovasi dan Strategi untuk Mengurangi Pengaruh Banjir pada Usahatani Padi. Jurnal Tanah Lingkungan 13 (1), 35-41. ISSN 1410-7333.
Nurhayati, E. (2017). Kajian Potensi Agroklimat dan Lahan untuk Tanaman Petai di Wilayah Tropis. Jurnal Agroteknologi, 11(2), 145-152.
Susila, R. (2022). EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN SERBA GUNA ATAU MULTI PURPOUSE TREE SPECIES (MPTS) DI DESA MANDALAWANGI KECAMATAN NAGREG KABUPATEN BANDUNG. Wanamukti: Jurnal Penelitian Kehutanan, 25(1), 1-12.
Zaini NA, Mustaffa F. Review: Parkia speciosa as Valuable, Miracle of Nature. Asian
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andi Fahrul Fakhrurrazy, Nasiah Badwi, Amal Arfan, Syamsunardi, Sulaiman Zhiddiq (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- The work is not under consideration for publication elsewhere.
- The work has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.

